Domo-kun Cute Nanda Verafa Blog

Senin, 28 Januari 2013

Pelangi Yang Melengkung


Kenapa ya, pelangi bentuknya melengkun?

Apakah kamu sudah memperhatikan kapan pelangi muncul? Yaps, pelangi muncul jika ada matahari saat atau setelah turun hujan.

Sinar matahari sebenarnya terdiri dari berbagai sinar. Bahasa kerennya, sinar matahari terdiri dari sinar dengan berbagai panjang gelombang. Ada sinar gelombang yang panjang. Ada pula sinar gelombang pendek. Nah, mata manusia hanya bisa melihat panjang gelombang tertentu. Yaitu, sinar matahari yang memiliki panjang gelombang 7000 – 4000 Amstrong. Mata manusia melihat gelombang ini sebagai berkas sinar berwarna putih. Jika sinar putih matahri menembus kaca, maka mata manusia bisa melihat sinar matahari terpecah jadi 7 warna. Itulah sinar berwarna merah, jinnga, kuning, hijau, biru, nila, ungu. Urutan sinar matahari sering dihafalkan dengan nama mejikuhibiniu.

Udara penuh dengan butir-butir air saat hujan. Air mirip butirang kaca yang bening. Sinar matahari juga bisa menembus air, sama seperti sinar matahari dapat menembus kaca. Uniknya, sinar matahari tidak berjalan lurus saat menembus kaca. Sinar matahari berbelok 42 derajat. Akibatnya, sinar mejikuhibiniu juga berbelok 42 derajat! Hasilnya, kamu melihat pelangi melengkung atau setengah lingkaran. 

Selasa, 08 Januari 2013

Jajanan Yang Sehat



Kamu pasti sudah tahu, tubuh manusia terbuat dari banyak sel. Sel ini berukuran sangat kecil, hanya bisa dilihat melalui mikroskop. Meskipun kecil, sel manusia mempunyai banyak “mesin”. Mesin di dalam sel manusia sama seperti mesin mobil. Namun, sel manusia lebih canggih.

Nah, mesin sel manusia juga membutuhkan bahan bakar. Bahan bakar itu berupa makanan, yaitu air, gula, protein, lemak, mineral, dan vitamin. Mesin sel manusia hanya mau bekerja baik jika diberi makanan yang alami.

Pada awalnya, manusia memperoleh makanan secara alami dari biji-bijian, buah, sayuran, dan daging binatang. Nenek moyang manusia sudah belajar membedakan makanan beracun dan tida beracun sejak jutaan tahun lalu. Pengetahuan makanan yang berguna itu diwariskan turun temurun. Contohnya, sampai sekarang, manusia tahu dan suka rasa manis karena gula dibutuhkan sebagai tenaga. Lalu, manusia moderen berhasil menciptakan zat baru yang rasanya mirip gula, protein, atau lemak. Zat baru itu tidak dibuat dari tumbuhan agar murah. Misalnya, ada zat yang rasanya manis tetapi bukan dari tebu. Zat baru itu hanya tiruan zat alami.

Apa yang terjadi saat mesin sel diberi zat tiruan?
Wuah, mesin sel rusak. Tubuh pun jadi sakit. Nah, makanan yang baik adalah makanan yang alami. Dihasilkan dari tumbuhan segar, binatang yang sehat, serta dibuat di tempat yang bersih. Bila jajan, lihatlah kebersihan penjualnya, serta bahan pembuat yang tertera pada kemasan. Warna yang mencolok biasannya berasal dari bahan yang berbahaya. Lebih baik membawa bekal dari rumah. 

Kenapa Air Laut Rasanya Asin?





Rasa asin air laut disebabkan zat kimia. Zat kimia yang rasanya asin biasa disebut sebagai garam.

Darimana asal usulnya garam di laut? Ceritanya berawal dari matahari. Yaps, panas matahari menyebabkan air laup menguap. Uap air lalu berubah menjadi titik-titik air di awan. Titik air di awan ini tidak mengandung garam. Titik air di awan akhirnya jadi hujan. Nah, saat air huja menggerus tanah, batuan, dan sisa makhluk hidup, maka air mendapat garam. Air yang mengandung garam kemudian jadi mata air, danau dan sungai. Air sungai rata-rata mengandung 200 juta ton garam.


Semua sungai di permukaan bumi mengalir ke laut. Oleh karena itu, air laut mengandung 4 milyar ton garam. Seandainya air laut menguap semua, maka permukaan Bumi akan tertutup garam setinggi gedung 40 lantai. Hihihi... Manusia bukan tenggelam di laut, tapi tenggelam dalam garam!

Jadi, sebenarnya, semua air di Planet Bumi mengandung garam. Namun, manusia terlanjur melabel-i air laut terasa asin dan air sungai terasa tawar. Uniknya, rasa asin air laut berbeda-beda. Air di Laut Merah dan Teluk Persia paling asin di Planet Bumi. Laut yang paling tawar adalah Laut Baltik dan Laut Hitam.




Penemu Majalah


Halo semua???
Ada yang tahu penemu majalah pertama? Siapa hayo?
Ini dia..

Menurut beberapa sumber yang aku dapatkan, majalah yang pertama terbit adalah “The Getleman’s Magazine”.Majalah itu diterbitkan di London pada tahun 1731.
Editor majalah itu Edward Cave yang punya nama samaran Sylvanus Urban adalah orang yang pertama yang menggunakan kata “magazine” pada barang cetakan tersebut. 
Kata magazine diambil dari kata Arab “makhazin” yang artinya gudang. Menurut Sylvanus Urban,barang cetakan itu, jika dilihat dari isinya seakan-akan sebuah gudang informasi.

Nah, udah tahu kan?! Penemu majalah pertama...
Semoga bermanfaat..:) 

Rahasia Di Balik Angka



K
ita mengenal 2 jenis angka. Yang pertama adalah angka Arab/angka Latin, yaitu 1,2,3,4,5,6,7,8,9. Yang lainnya adalah angka Romawi, yaitu I, V, C, D, dan M.

Sudut Dalam Angka
     Pernah enggak teman-teman berpikir, mengapandalam angka Arab/Latin nilai satu dilambangkan dengan angka 1, nilai dua dilambangkan dengan angka 2, dan seterusnya sampai nilai 9. Ternyata, bentuk angka itu enggak sembarangan dibuat,lo!

     Seorang ahli manuskrip fonetik kuno telah mengadakan penelitian. Katanya, dalam bentuk aslinya, dalam setiap lambang angka ada sudut yang jumlahnya sama dengan nilai angka. Bingung? Supaya enggak bingung, mendingan teman-teman lihat gambar di bawah ini.

Perhatikan!
* Dalam angka 1 terdapat satu buah sudut, maka nilainya 1.
* Dalam angka 2 terdapat dua buah sudut, maka nilainya 2.
* Dalam angka 3, terdapat tiga buah sudut, maka nilainya 3.
Dan seterusnya...
* Sedangkan angka 0 tidak mempunyai sudut.

Lihat Kiri atau Kanannya
     Dapatkah teman-teman menyebut angka ini: MDCIV, DCCXXXIV, MMCXCIV! Ternyata banyak yang bingung, ya, membaca angka Romawi sepanjang ini. Mau tahu rahasia membacanya?
    Pertama kita kenali dulu angka-angka Romawi ini: I = 1; V = 5; X =10; L = 50; C = 100; D = 500; M = 1000.
                        Lalu kita pelajari aturan membacanya:
     1. Dua angka yang sama besarnya ditulis berurutan. Artinya angka-angka itu ditambahkan. Contoh : II = 2. XX = 20. Urutan angka itu paling banyak 3 buah. Contohnya CCC = 300. Lalu bagaimana kita menulis angka 4, 40,dan 400? Itu ada aturannya sendiri.
    2.    Angka yang lebih kecil tertulis di sebelah kanan sebuah angka. Artinya sama dengan aturan 1. Angka-angka itu ditambahkan. Contoh: VI = 6. XV = 15. LXX = 70.
   3.   Angka yang lebih kecil tertulis di sebelah kiri sebuah angka. Artinya angka yang di sebelah kanan dikurangi dengan angka di sebelah kiri. Contoh: IV = 4. IX = 9. XL = 40. XC = 90. CD = 400. CM = 900.
     Ups! Ternyata ini rahasia menulis nilai 4 dan 9, ya! Dalam penulisan angka Romawi 1 + 1 + 1 + 1 = 4. Itu salah. Yang benar adalah 5 – 4. Demikian juga angka 9. Bukan 5 + 1 + 1 + 1 + 1, melainkan 10 – 1. Dengan cara ini memang penulisan jadi lebih pendek, ya!
   4. Angka Romawi ditulis dari angka yang nilainya besar ke angka yang nilainya lebih kecil dan lebih kecil lagi. Contoh : MCLXII = 1162. Kalau ada angka yang nilainya besar setelah angka yang nilainya kecil, berarti angka yang kecil mengurangi nilai angka yang berada di sebelah kanan. MDXXIV = 1524. Dalam angka tersebut, angka I mendahului angka V karena itu angka I mengurangi angka V.

Itu rahasia cara membaca huruf Romawi. Setelah mengetahui rahasianya, teman-teman bisa dong membaca angka Romawi di atas tadi.