Domo-kun Cute Nanda Verafa Blog

Minggu, 25 November 2012

Galaksi Di Alam Semesta




Galaksi adalah kumpulan planet, bintang, dan awan gas (nebula). Di alam semesta ada banyak galaksi, selain galaksi Bima Sakti dan Andromeda. Beberapa galaksi bisa dilihat dengan teleskop kecil. Misalnya, galaksi Andromeda dan galaksi Magellan. Namun, banyak galaksi yang hanya bisa dipotret dengan teleskop yang sangat besar karena jaraknya sangat jauh dari Planet Bumi. Kita mesti berterima kasih pada teleskop Hubble yang telah bekerja keras selama 19 tahun memotret ribuan galaksi tanpa lelah.

Sampai saat ini astronom telah menemukan ribuan galaksi di alam semesta. Astronom sampai kesulitan memberi nama galaksi saking banyaknya. Akibatnya, astronom memberi nama galaksi dengan kode-kode huruf dan angka. Nama galaksi yang berupa huruf dan angka disebut nama katalog. Contoh nama katalog adalah galaksi M81.

Bentuk galaksi juga bermacam-macam. Ada yang berbentuk cakram spiral, ada yang berbentuk elips. Kadang-kadang galaksi yang berdekatan saling bergabung menjadi satu. Katanya, saat bergabung menjadi satu, galaksi seperti melakukan sebuah tarian di alam semesta. Tarian galaksi itu tampak menajubkan. Indah sekali..

Cara Memilih Jeruk Manis



Kamu tahu enggak, jeruk yang berasal dari Kalimantan?
Yaps, Jeruk Pontianak terkenal sebagai jeruk yang manis, segar, dan banyak air.

Jeruk yang bagus memang ada tanda-tandanya. Ilmuwan Biologi tahu ciri-ciri jeruk yang mempunyai banyak biji. Yaitu, dengan melihat bagian kulit jeruk tempat tangkai. Jika bagian kulit bekas tangkai tampak cembung, berarti jeruk itu memiliki banyak biji. Soalnya, biji yang banyak memberi tekanan lebih kuat pada kulit jeruk. Nah, bagian kulit jeruk yang masih longgar jadi mengembung akibat tekanan biji. Jadi, buah jeruk yang berbiji sedikt akan memiliki bentuk cekung di poros buahnya.

Buah jeruk yang matang mengandung banyak air. Kulit buah jeruk yang tua tampak licin mengkilap. Jika dipegang, kulit juga terasa lebih tipis. Nah, kini kamu bisa memilih jeruk di pasar dengan lebih teliti. Coba kamu lakukan eksperimen untuk menguji pencapat di atas.

Mengejar Ilmu Pengetahuan


Mengejar Ilmu Pengetahuan

M
anusia sudah belajar ilmu pengetahuan dan kerajinan sejak zaman purba. Ilmu pengetahuan dan kerajinan itu dipelajari untuk bertahan hidup.

Manusia belajar dengan cara mengamati alam disekitarnya. Pada zaman purba manusia belajar ilmu mencari makan. Misalnya, apa ciri buah beracun dan bagaimana menangkap binatang. Manusia kemudian membuat kerajinan berupa tombak kayu. Kerajinan tombak kayu ini adalah teknologi manusia paling awal. Lama kelamaan, manusia menambahkan batu dan besi sebagai mata tombak.

Zaman dulu ilmu pengetahuan diajarkan secara lisan. Keajaiban alam yang tidak berhasil dijelaskan, dijadikan takhyul dan dongeng. Dongeng ini sama manfaatnya dengan ilmu pengetahuan. Bangsa Slovenia, Indian, dan Indonesia termasuk bangsa yang punya banyak dongeng.

Bangsa Cina, Babylonia, Mesir, Yunani, Inka, dan Maya adalah bangsa yang mencatat ilmu pengetahuan secara tertulis. Tapi ilmu pengetahuan kurang berkembang pada waktu itu. Karena hanya orang terkenal saja yang boleh berpendapat, meskipun pendapat mereka kadang slah. Aristoteles dari Yunani dapat menjadi ilmuwan filsafat, hukum, dan sains (Ilmu Pengetahuan Alam).

Ilmu Pengetahuan Alam berkembang pesat berkat Galileo Galilei pada tahun 1609. Menurut Galileo, tiap orang boeleh punya pendapat baru, asal pendapat itu teruji secara ilmiah. Pendapat baru pun banyak bermunculan dan menjadi ilmu pengetahuan baru. Galileo dinobatkan sebagai bapak sains moderen.

Ilmu pengetahuan telah berkembang sangat cepat dan rumit. Kini anak Sekolah Dasar harus belajar ilmu pengetahuan yang dipelajari orang tua saat SMP.

Rahasia Kuning Telur Di Tengah


Rahasia Kuning Telur Di Tengah

Telur banyak mengandung protein, lemak, mineral, dan vitamin. Telur berisi kuning telur dan putih telur. Warna putih telur sebenarnyabening agak abu-abu. Warna abu-abu itu disebabkan gas karbon dioksida. Sebenarnya, kuning dan putih telur adalah makanan yang disiapkan untuk bayi ayam.

Awalnya, bayi ayam berupa titik darah kecil. Titik darh ini biasa disebut embiro. Embiro makan kuning telur. Jika kuning telur habis,  embiro makan putih telur. Sampai akhirnya, embiro berubah menjadi anak ayam. Namun, tidak semua telur ayam berisi embiro. Telur yang dijual di pasar (telur komersial) tidak memiliki embiro. Telur komersia dihasilkan oleh industri ayam petelur.

Telur yang berumur 1-3 hari disebut telur segar. Kuning telur segar berada di tengah putih telur. Kuning dan putih telur segar tampak cembung dan kental. Karena protein telur saling jalin menjalin. Tapi, jalinan protein jadi rusak setelah umur telur lebih dari tiga hari. Jalinan protein bisa rusak karena suhu udara yang panas. Jalinan protein juga rusak gara-gara embiro. Saat jalinan protein rusak, maka putih telur berubah encer. Kuning telur tidak lagi berada di tengah jika putuh telur encer.

Telur komersial paling baik disimpan di lemari es. Sayangnya, telur komersial di Indonesia tidak selalu bersih. Kotoran ayam kadang masih menempel di cangkang telur. Cangkang telur yang kotor sangat berbahaya. Kotoran ayam mengandung bakteri penyebab sakit perut dan tifus. Cucilah tangan dengan sabun setelah memegang telur. Telur kotor jangan disimpan di kulkas agar bakteri tidak menyebar dalam kulkas.